PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofarmakologiNeuropsikologi

Agonis GABA

GABA agonist

Ringkasan Singkat

Agonis GABA adalah senyawa yang meningkatkan efek asam gamma-aminobutirat (GABA) pada situs reseptornya.

Agonis GABA adalah zat kimia yang meniru atau memperkuat tindakan neurotransmitter GABA di otak. Terdapat dua kategori utama agonis GABA: agonis langsung dan agonis tidak langsung. Agonis langsung, seperti muscimol, bekerja dengan menempel langsung pada situs pengikatan GABA di reseptor, memicu respons seluler yang sama dengan GABA alami.

Agonis tidak langsung, yang lebih umum digunakan dalam praktik klinis, memfasilitasi aktivitas GABA melalui cara lain. Contoh paling populer adalah golongan benzodiazepine dan barbiturat. Obat-obatan ini bertindak sebagai modulator alosterik, yang artinya mereka mengubah bentuk reseptor sehingga GABA alami dapat berikatan dengan lebih kuat dan efektif. Penggunaan agonis GABA biasanya ditujukan untuk efek sedatif, anksiolitik (anti-cemas), dan antikonvulsan (anti-kejang).

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Stahl, S. M. (2013). Stahl's Essential Psychopharmacology. Cambridge University Press.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback